Roti panggang mentega
Setiap pagi sebelum saya pergi ke tempat bisnis kuliner, saya selalu membuat camilan untuk keluarga saya.menu kali ini saya membuat roti panggang mentega
Bahan :
A.
B.
Filling :
Cara Membuat:
Setiap pagi sebelum saya pergi ke tempat bisnis kuliner, saya selalu membuat camilan untuk keluarga saya.menu kali ini saya membuat roti panggang mentega
Kebetulan ibuku suka bikin cemilan sendiri untuk keluarganya. Salah satu cemilan yang sering dibikin ibuku adalah kue lumpur. Agar tidak membosankan, ibuku kadang membuat variasi pada kue lumpur bikinannya. Salah satu variasi kue lumpur yang aku suka adalah Kue lumpur kentang keju pandan. Nah, kali ini saya membuat kue lumpur favoritku tersebut dengan resep yang berasal dari ibuku. Tapi kali ini kue lumpurnya aku bikin ukurannya mini, jadi bisa dimakan sekali suap. Alhamdulillah, anak dan suamiku pun juga suka kue lumpur yang resepnya sudah turun temurun ini
Saya seorang ibu dari 2 orang anak, si Abang yang usianya 4 tahun dan si Ade yang usianya 10 bulan. Kebutuhan hidup yang semakin meningkat, sementara suami baru saja resign kerja membuat saya berkeinginan memiliki usaha dan penghasilan sendiri untuk membantu mencukupi kebutuhan keluarga kami. Awalnya saya berjualan bubur ayam, akan tetapi karena merasa perputaran uangnya kecil dan lambat sya akhirnya memutuskan untuk sementara waktu menutup kedai bubur ayam tsb dan menggantinya dengan usaha lain. Awalnya bingung, apa yang mau dijual karena disamping memikiran usaha saya juga harus mengurus kedua buah hati saya tanpa bantuan oranglain (ART ataupun babysister). Selama kedai bubur ayam tsb tutup, alhamdulillah banyak pesenan kue yang masuk dari rekan kerja suami yang kebetulan mau nikahan. Beliau pesan berbagai macam kue untuk sajian. Terpikir, bagaimana kalo akhirnya jualan kue aja? Lalu ada teman yang pernah makan kue buatan saya bilang "kenapa ga jualan kue az? Risol dan kue-kue buatanmu enak loe". Berawal dari sini, akhirnya memutuskan untuk jualan kue. Awal yang berat untuk kami sekeluarga, karena keterbatasan modal dan alat yang saya miliki untuk memulai usaha. Suami meyakinkan saya, kalo saya pasti bisa. Saya hanya belajar baking secara otodidak (hobi) sementara disekitar kami banyak orang yang usahanya cake n kue kekinian. Sempat ragu tapi berusaha meyakinkan diri, jika kami mampu. Alhamdulilah, sejak febuari sampai sekarang usaha kami bisa bertumbuh dan mulai dikenal masyarakat sekitar Balikpapan dengan Bolu Tape dan Pisang Keju sebagai Menu Andalan Dapur Mumtaz.