Ceker Balado Pedas
Selain diolah menjadi sup atau seblak ternyata ceker enak banget di balado pedas. Rasa gurih dan pedas dengan tekstur ceker lembut begitu dj makan sampe tinggal tulangnya saja. Favorit kami sekeluarga.
Bahan-Bahan
- 5 potong ayam, goreng lalu suwir-suwir
- 500 ml Santan cair
- 250 ml Santan kental
- 2 lbr Daun jeruk purut
- 2 lbr Daun salam
- 1 btg Serai, memarkan
- 1 ruas Lengkuas Garam secukupnya
- 2 sendok makan Palmia Margarine serbaguna untuk menumis bumbu
- Bawang merah 6 siung
- Bawang putih 5 siung
- 1 sdt Ketumbar bubuk
- 1 sdt Merica
- 1 ruas Jahe
- 1 ruas Kunyit
Pelengkap :
- Bawang goreng
- Daun bawang
- Daun seledri
- Touge rebus kol/kubis
- mi hun/ mie putih rebus
- Kerupuk
- tempe
1. Haluskan Bawang merah, Bawang putih, Ketumbar bubuk , Merica , Jahe , Kunyit.
2. Siapkan wajan , tumis bumbu dengan Palmia hingga harum lalu tuang santan cair, kemudian masukan daging ayam dan masak sampai daging lunak, kemudian angkat ayam dan sisihkan, kecilkan api
3.Tuang santan kental kedalam wajan, kemudian masukan garam lalu masak sampai mendidih, kemudian matikan api.
4. Masukkan ayam suwir dan bahan pelengkap ke dalam mangkuk, dan tuang kuah soto. Sajikan selagi hangat.
Selain diolah menjadi sup atau seblak ternyata ceker enak banget di balado pedas. Rasa gurih dan pedas dengan tekstur ceker lembut begitu dj makan sampe tinggal tulangnya saja. Favorit kami sekeluarga.
Pindang nila salah satu menu favorit yang kuhidangkan untuk disantap bersama keluarga. Ikan nila sangat gampang ditemui di daerahku karena ikan nila kini sudah banyak yang membudidayakan dengan cara dibuat tambak ataupun keramba.
Setiap pagi sebelum melakukan aktifitas, ibu selalu menyempatkan untuk menyiapkan menu sarapan. Meskipun berbahan simpel, tapi menu ini bisa bikin semangat untuk sarapan.
Ayam dimasak dengan bumbu lalu diungkep dan digoreng. Disajikan dengan lalapan sayuran bersama sambal terasi.