Nasi Bakar Ayam Pedas by Pawon Amma Ibnu

Nasi Bakar Ayam Pedas by Pawon Amma Ibnu

Di masa pandemic seperti ini bukan hanya karyawan dan kalangan bawah saja yang terkena dampaknya... Seluruh kalangan terkena dampaknya.. Bukan hanya yang sedang sakit tapi yang sehat pun juga terkena dampaknya.. Semenjak pandemik ini, ibu rumah tangga seperti saya ini banyak yang akhirnya putar otak bagaimana supaya tetap produktif di rumah saja.. Saya termasuk orang yang tidak suka diam saja di rumah.. Saya sudah mulai bosan.. Tidak bisa melakukan aktivitas di luar.. Setelah sholat subuh (suami saya berangkat setelah sholat subuh, karena karyawan tambang batu bara berangkat kerja pukul 05.45 WITA) saya biasanya tidur kembali sampai jam 10 pagi, mulai bosan dengan aktivitas yang begitu saja dan tidak produktif. Jadi saya berpikir untuk melakukan sesuatu yang produktif dari rumah saja dan menghasilkan cuan.. Muncullah ide jualan nasi bakar. Kenapa harus nasi bakar? Kenapa tidak makanan kekinian jaman now saja? Kenapa? Karena suami saya sangat suka nasi bakar. Setiap ada acara kantor, ataupun acara undangan teman di rumahnya dan hidangannya nasi bakar.. Itu dia pasti pengen nambah cuma sungkan.. Dari situ ide saya muncul.. Coba deh tes tes buat masak nasi bakar.. Orang pertama yang merasakan itu suami saya terlebih dahulu.. Tes sekali masih kurang bagus di nasi gurihnya, tes terus sampai semua cocok pada percobaan ketiga kalinya, akhirnya Dia bilang enak banget.. Terus saya bagikan ke teman-teman saya sebagai tester.. Banyak yg bilang enak, dan menyarankan untuk dijual saja.. Akhirnya tepat tgl 16 september 2020 saya mulai membuka bisnis kuliner baru saya yang bernama PAWON AMMA IBNU (IG : @pawon.amma.ibnu). Bisa cek lebih lanjut ke IG saya.. Awalnya cuma tersedia varian ayam dan tuna saja.. Sekarang sudah tersedia varian ayam, tuna, cumi dan daging sapi.. Level kepedasan boleh request.. Mulai dari tidak pedas. Pedas sedikit sampai pedas sekali tingkat dewa.. Sesuai selera masing-masing pembeli.

#ShareYourJourney

Alat:

1. Bakaran (boleh diatas kompor ataupun teflon) kalau saya pakai bakaran diatas kompor biar lebih wangi aroma daun pisangnya

2. Wajan

3. Spatula

4. Baskom

Bahan A:

Daun pisang

Bahan B:

Beras dan daun pandan

Bahan C:

1. Ayam bagian dada dipotong agar mempermudah ketika nanti ayamnya disuwir.

2. Bawang merah 5 biji.

3. Bawang putih 3 siung.

4. Lombok merah besar 2 biji.

5. Lombok merah keriting 5 biji.

6. Lombok rawit (kecil) 15 biji. Untuk rawit sesuaikan selera masing-masing mau pedas sedikit atau pedas banget.. Kalau mau pedas sedikit yaa cukup 5 biji saja.

7. Lengkuas ukuran 4cm (ibu jari).

8. Palmia Margarin Serbaguna.

9. Asam Jawa 2 sdm.

10. Santan, boleh santan instan 2 sdm.

11. Garam dan gula.

12. Daun salam 2 lembar.

13. Daun jeruk 3 lembar.

14. Gula merah 10 gram.

15. Kemangi secukupnya.

Cara memasak:

1. Cuci beras hingga bersih.. Takarannya sesuai 4 porsi berarti 2 cangkir gelas beras rice cooker.

2. Masak beras dengan takaran air 2 1/2 gelas cangkir beras dan setengah gelas untuk santan. Jangan lupa masukkan daun pandan yang sudah dicuci dan diberi sejumput garam.. Ratakan lalu masak beras di rice cooker.

3. Cuci semua bahan. Ayam dan bumbu" sebelum diblender. Daun pisang juga jangan lupa di potong sekitar 25cm untuk bagian luar.. Bagian dalam 15cm.. Atau dikira" saja.. Cuci daun agar tidak ada lumpur atau tanah yang tertempel di daun.. Lalu tiriskan.

4. Panaskan air sekitar 500ml untuk merebus ayam hingga matang. Setelah ayam matang, tiriskan.

5. Haluskan bumbu". Seperti bawang merah dan putih, lengkuas, dan seluruh cabai.

6. Suwir" ayam yang tadi sudah direbus.

7. Siapkan Palmia Margarin Serbaguna.

8. Siapkan wajan. Panaskan. Masukkan margarine palmia untuk menumis bumbu halus. Aduk rata beberapa saat.. Lalu masukkan daun salam dan daun jeruk.. Biarkan hingga bumbu tercium aroma harum dan tidak langu.. Lalu masukkan gula merah.. Aduk hingga rata dan wangi.. Lalu masukkan suwiran ayam. Aduk rata. Setelah itu masukkan santan dan asam jawa serta kemangi, garam dan gula pasir.. Aduk rata. Boleh cek rasa.. Jika ada yang kurang seperti kurang asin.

9. Setelah cek rasa sempurna.. Diamkan saja di wajan sembari menunggu nasi uduk matang.

10. Panaskan daun diatas bakaran kompor.. Agar ketika ditusuk dan dilipat tidak robek.

11. Masukkan nasi ke dalam daun, lalu atasnya diberi isian ayam pedas yang tadi sudah dimasak. Bungkus rapi. Setelah itu bakar hingga layu dan tercium aroma daun pisang yang wangi.

12. Nasi Bakar Ayam Pedas sudah bisa dihidangkan.. Isian ayam bisa diganti dengan, tuna ataupun cumi dan daging. Terima kasih semoga bermanfaat dan dapat menambah selera makan keluarga Indonesia.


Resep dari Ainun Mardiah
Mie Capcay

Mie Capcay

Terinspirasi dari Ifumie, mie nya digoreng lebih dahulu. Kali Ini mie nya hanya direbus saja dan dicampur/disiram dengan kuah sayur capcay.

Kakap Putih Balut Daun Mengkudu

Kakap Putih Balut Daun Mengkudu

Hi Ikan laut yang segar bernama peda mengandung omega yang tinggi, tapi amisnya kadang masih terasa dan kalau digoreng membuat minyak hitam. Ini saya buat Kakap putih bungkus daun mengkudu, kol belanda juga pepaya Jepang dilengkapi jamur kancing dan labu kuning. Tanpa minyak, dikombinasi irisan temu kunci sehingga bau amis berkurang. Dan proses finishingnya di kukus dan di grill sebentar. Daun pembungkusnya sangat bisa buat dimakan. Menu ini favorit keluarga kami, sehat dan mudah membuatnya. Kakap Putih lebih bercita rasa dengan penambahan Palmia margarin. Wow aromanya lebih menggoda.

Cumi Goreng Kunyit

Cumi Goreng Kunyit

Masakan Cumi ini adalah makanan favorit keluarga. Dengan rasanya yang gurih dan nikmat.

Oseng Jantung Pisang Teri Petei

Oseng Jantung Pisang Teri Petei

Masakan sederhana tapi nikmat.

Upload Resep dan Ceritamu

Beli Produk Palmia