Ccassava Pandan Bread
Roti egen, hampir tiap hari. Tapi anakku sukaaa. Camilan sekaligus sarapan deh. Bisa juga buat bekal sekolah. Pakai Palmia Butter Margarin, roti ku jadi lebih wangi loh. Harga terjangkau pula
#ShareYourJourney
Bahan bahan Kulit/crust :
- 200gr Biscuits
- 110 gr Palmia Margarin Serbaguna (cair)
- 1/2 sdt garam
- 1 sdm gula Halus .
Bahan Muffin:
100 gr tepung terigu serbaguna
25 gr Mayonnaise
125 gr sdm gula pasir halus
1,5 sdt baking powder
1 sdt vanili bubuk 50 Ml margarin cair
125 Susu kental Coklat
1 SDM Coklat Bubuk
40 gr Coffe Instan
2 butir telur kocok lepas
50 gr Kurma cincang .
Topping :
Mayonnaise secukupnya
Kurma
Cara membuat :
1. Blender biskuit sampai hancur, masukkan garam, gula, Campur rata.
2. Masukkan Palmia Margarine Serbaguna cair lalu aduk dan campur sampai rata.
3. Letakkan sambil tekan2 campuran tsb dalam loyang pie dibagian dasar dan samping.hingga set. Sisihkan.
4.Campur semua bahan kering didalam mangkok tepung terigu, bp, gula pasir, coffe instan ,coklat bubuk dan vanili bubuk.sisihkan
5.Campur semua bahan basah : telur kocok, margarin cair ,susu kental coklat dan kurma cincang aduk rata dengan sendok kayu.
6.Masukan Bahan kering kedalam adonan basah aduk rata sebentar saja.Aduk secara perlahan sampai semua tercampur rata
7.Masukkan adonan dalam adonan kulit /Crust 3/4 saja tingginya. lalu beri topping kurma dan mayonnaise.
8.Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan terlebih dahulu 180 DC selama 25-30 menit hingga matang.
9.Tata dalam wadah dan beri topping atasnya kurma dan Biskuit. Siap disajikan
Roti egen, hampir tiap hari. Tapi anakku sukaaa. Camilan sekaligus sarapan deh. Bisa juga buat bekal sekolah. Pakai Palmia Butter Margarin, roti ku jadi lebih wangi loh. Harga terjangkau pula
Berjuang menaklukkan deadline membuat saya nyaris tidak pernah jauh dari laptop. Artikel, naskah buku, serta ulasan berbagai acara, seakan tidak pernah berhenti antre untuk ditulis. Senang? Pastinya. Namun kadang terselip rasa miris saat Mas Rexy, anak saya, bilang: Ma, bikin kue dong, kayak orang-orang. Sungguh, saya merasa bersalah. Akhirnya, di sela-sela waktu yang tidak banyak, saya menyempatkan membuat kue. Bukan kue istimewa ala camilan Lebaran tapi kue kering sederhana yang bisa jadi andalan saya, saat Mas Rexy minta bikin kue. Jadilah kue ini pelipur lara saya yang belum bisa jadi ibu-ibu sempurna seperti yang lainnya.