Garlic Soup
Kalau buat aku sih ini camilan.
Bahan :
1,5 bagian Pastry instant
Secukupnya gula pasir halus untuk taburan
Bahan filling :
3 kutel
70 gr Gula pasir
230 ml Susu cair tawar
20 gr Maizena
2 sdm ROYAL PALMIA BUTTER MARGARINE
Sedikit vanilla paste
Cara membuat :
Gara-Gara Pandemi Saya baru saja mulai bekerja di kantor baru. Senang sekali rasanya, saat itu masuk bulan ke-tujuh saya bekerja di sana. Sangat kaget ketika pada bulan Maret 2020 yang lalu ternyata saya harus dirumahkan dahulu (Unpaid Leave) sampai waktu yang belum ditentukan. Tentunya harus putar otak mau buat apa di rumah yang bisa menghasilkan. Akhirnya saya memutuskan untuk beli oven dan belajar baking! Penuh trial and error hingga akhirnya sampai pada ide membuat cube bread ini, roti mini dengan isian smoked beef dan tepung panir yang membuatnya crispy. Ukuran dan bentuknya yang mini ini rasanya akan cocok sekali bila disajikan sebagai takjil di bulan Ramadhan yang akan datang. Royal Palmia Butter Margarine selalu menjadi pilihan saya untuk bahan baking karena rasa dan wanginya yang mirip sekali dengan butter dan tentunya lebih ekonomis. Ide cube bread ini mengadopsi roti butter roll yang mencapurkan cukup banyak butter kedalam adonannya dan roti pandesal ala Filipin yang diberi taburan tepung panir. Sekali waktu saya membuat resep ini dan ternyata keluarga saya suka sekali. Mulai dari situlah akhirnya saya mulai menjual roti ini ke tetangga, rekan kerja, dan dari mulut-ke mulut oleh keluarga saya. Jumlah penjualannnya belum bisa besar karena oven yang saya miliki ukurannya kecil dan masih menguleni dengan tangan karena belum punya mixer. Menguras tenaga tentunya, tetapi ada kesenangan sendiri ketika menggeluti bidang baru yang ternyata bisa menghasilkan juga bila ditekuni. Terima kasih Royal Palmia Butter Margarine atas kesempatan untuk saya berbagi cerita!
Pertama kali bikin kue semprit versi ekonomis. Ketika orang-orang berburu butter mahal, aku hanya mengandalkan margarine butter royal palmia. Ngga nyangka hasil kuenya harum dan renyah banget, bahkan menurut ayahku rasanya seperti pakai keju saking gurihnya. Jangan takut berkreasi, jangan berpatokan dengan resep orang. Kita harus bisa berkreasi untuk menghasilkan resep-resep unik, inovatif, kreatif, dan ekonomis tentunya. Aku salah satu penulis resep, mulai menulis resep sejak 2 tahun lalu ketika umurku 22 tahun. Banyak orang yang berpikir belajar masak itu nanti saja kalau sudah menikah. Tapi pemikiranku tidak seperti itu, aku aktif ikut beberapa komunitas masak untuk mengasah kemampuan masakku sedari muda dan sebelum menikah. Sehingga ketika menikah nanti, aku sudah siap menyajikan makanan-makanan lezat untuk keluarga. Prinsipku, jangan tunggu menikah untuk mulai memasak.
Assalamualaikum. Buat cookies favoritku. kiddos Yuk #Edisispesialakhirtahun #palmiapoints2022