Saya selalu ingat setiap kali ibu saya membuat martabak kentang. Rasanya sangat istimewa karena kami cuma boleh makan martabak ini kalau ibu membuatnya lebih atau kebetulan masih bersisa. Kami dulu yatim dan ibu mencari nafkah dengan membuat kue buat di jual. Salah satunya ya Martabak Kentang ini. Hampir tiap hari ibu membuat martabak dan beberapa cemilan kue khas Palembang lainnya. Dan semua dititip ke warung, atau tenda tenda yang berjualan kopi. Alhamdulillah berkat dagangan kue Ibu kami tetap bisa makan dan bersekolah. Makanya di bulan ramadhan ini saat kangen dengan Martabak Kentang buatan ibu yang telah meninggal 2 tahun silam. Aku membuat sendiri martabak ini. Istimewanya adalah martabak kentang Ibuku itu krispi, dan padat isinya. Sekarang aku membuatnya menggunakan margarin palmia garlic, yang kuharapkan selain membuat kulitnya menjadi lebih krispi juga isinya bertambah gurih
#PalmiaMargarin #MakeWonders
Bahan Kulit
500 gram terigu serbaguna
100 gram margarin palmia garlic (dicairkan)
1 sdt lada 50 ml air
1 buah telur ayam berukuran besar
Bahan Isian
500 gram kentang (Rebus)
2 siung bawang putih dihaluskan
2 butir bawang merah dihaluskan
1 butir telur
100 gram kornet sapi
2 batang daun bawang
1 batang seledri lada dan garam secukupnya
Minyak untuk menggoreng
Cara Membuat Kulit Martabak :
campur satu persatu bahan, aduk merata hingga kalis. Bagi menjadi bagian kecil tiriskan.
Cara membuat Isian :
Tumis bawang putih dan bawang merah yang telah dihaluskan sampai wangi, pecahkan telur, masak hingga jadi scrumbble egg. Masukkan kornet. Aduk rata. Lalu masukkan kentang yang sudah dipotong kecil kecil, irisan daun bawang dan seledri, garam, lada. Aduk rata. Masak hingga daun bawang melayu dan kentang rata.
Cara Membuat Martabak :
Setelah bahan isian ditumis. Gilas adonan menjadi kulit yang tipis. Taruh adonan ditengah. Lipat model amplop. Sisihkan. Bila sudah semua goreng dalam minyak panas api sedang hingga kecoklatan dan garing. Sajikan bersama Cuko Pempek