Makaroni Schotel Double Cheese
Ini adalah kreasi andalan saya jika anak - anak tidak nafsu makan karena dalam masa penyembuhan sehabis sakit, atau saat mereka mengalami gejala flu. Mungkin rasa gurih dari keju dan asam pedas dari tumis dagingnya yang membuat mereka lahap. Makaroni Schotel ini juga suka dijadikan bekal camilan ke sekolah. oh ya saya mulai mengurangi sampah salah satunya caranya setiap membuat makaroni menggunakan marekin kecil tapi tetap bisa aman dibawa ke sekolah caranya dengan memasukkannya ke tempat bekal sekolah. Walaupun sibuk anak - anak tetap harus mendapat asupan nutrisi baik dan mengajarkan mereka peduli lingkungan dari hal - hal kecil.

#PalmiaMargarin #MakeWonders

Bahan

50 gram makaroni

1/4 kg daging sapi cincang

2 sdm Palmia

100 ml susu

1 butir telur

1 butir bawang bombay

2 butir bawang putih

1 sdt merica bubuk

1 sdt garam

3 butir tomat ukuran sedang

3 sdm sambal tomat instant

3 sdm keju cheddar parut

3 sdm keju mozarela parut

cara membuat

Masak makaroni hingga lembut, tiriskan.

saos tomat ; kupas tomat, ambil dagingnya saja blender dengan 100 ml air. Membuat saos cincang, ukuran 1/4 kg ini bisa untuk 2 sampai 3 kali membuat makaroni.

masukkan 2 sdm Palmia ke dalam wajah hingga meleleh lalu masukkan bawang bombay dan bawang putih iris, tumis hingga harum.

Masukkan daging cincang hingga berubah warna, lalu tambahkan 150 ml air, saos tomat dan sambal tomat instan. tutup wajan hingga air menyusut dan daging empuk. Jika belum empuk tambahkan lagi air. setelah matang, tambahkan garam dan merica, koreksi rasa.

Dalam mangkuk tempatkan makaroni, masukkan telur, susu, keju cheddar, 4 sdm saos cincang, aduk. koreksi rasa, jika dirasa kurang garam atau merica, bisa ditambahkan.

Masukkan ke dalam ramekin, taburi keju mozarela, panggang di oven selama kurang lebih 30 menit pada suhu sekitar 200 derajat celsius.

Hidangkan dengan saus tomat atau saos sambal.


Resep dari rina susanti
Fudgy Brownies

Fudgy Brownies

Ibu menjadi sosok yang paling berperan di dalam hidup saya. Ketika mengandung saya, beliau memutuskan untuk berhenti bekerja dan fokus mengurus rumah. Dengan kondisi seperti itu, ibu memiliki waktu luang untuk mengembangkan hobi memasaknya. Kalau ada acara di rumah, beliau pantang pesan kue dari luar, selalu membuat sendiri di rumah. Padahal dengan keadaan rumah yang diurus seorang diri dengan seorang balita, tentu terbayang betapa repotnya kalau harus membuat penganan untuk suatu acara. Tapi ibu selalu begitu, katanya supaya hemat dan puas. Saat membuat kue, beliau tidak pernah melarang saya untuk ikut serta membantu, walaupun kala itu saya lebih banyak merepotkan beliau mungkin. Hehe. Tapi, efeknya sangat terasa sekarang. Kini saya jadi sedikit bisa membuat kue maupun snack-snack yang biasa ibu buat. Bahkan kini saya juga sudah dipercaya oleh ibu untuk menggantikan beliau dalam memroduksi kue maupun roti pesanan di rumah. Sehingga saat ibu sedang memiliki urusan lain, saya bisa menggantikan tugas beliau di rumah. Ibu adalah Wonder Women bagi saya dan keluarga. Semoga beliau sehat selalu dan saya bisa membahagiakan beliau. Salah satu hal yang disukai ibu adalah makan kue brownies. Maka, sesekali saya buatkan fudgy brownies favoritnya. Berikut resep fudgy brownies favorit ibu. Dengan Royal Palmia Margarin Butter terasa lebih lezat!

Martabak Mini

Martabak Mini

Martabak mini menjadi camilan sore

BANANA ROUND PUFF

BANANA ROUND PUFF

Padukan yuk roti dan pisang dalam Banana Round Puff untuk sarapan lezat hari ini.

Palmia
Fudgy Brownies

Fudgy Brownies

Fudgy brownies panggang yg nyoklat banget

Beli Produk Palmia