Pisang Kepok Goreng
Pisang kepok goreng sangat nikmat sebagai camilan sore hari teman minum teh
#ShareYourJourney
Bahan:
1. Poolish
- Tepung protein tinggi 85 gram
- Air 85 gram
- Sejumput ragi
2. Dough:
- Tepung protein tinggi 200 gram
- Ragi dua jumput
- Gula 15 gram
- Susu cair 100 gram
- Whip cream cair 30 gram
- Royal Palmia Butter Margarine 50 gram
- Garam 3-4 gram
3. Filling:
- Royal Palmia Butter Margarine 1 sdm
- Tepung protein sedang
+/- 2 sendok makan
- Susu cair 130 ml
- Smoked beef
+/- 5 lembar
- Keju Cheddar parut
+/- 30 gram
- Garam
- Lada
- Daun Parsley kering
4. Tambahan:
- Tepung panir
- Daun Parsley kering
Cara Membuat:
1. Campurkan seluruh bahan poolish, aduk rata. Simpan dalam wadah tertutup kedap udara (tandai tinggi awal adonan dengan karet) selama maksimal 10 jam atau hingga mengembang dua kali lipat.
* Untuk direct method, tambahkan jumlah tepung dan cairan poolish kedalam adonan: 285 gram tepung protein tinggi dan 215 gram susu cair, dan ragi ditambahkan menjadi 5 gram*
2. Campurkan poolish yang sudah mengembang dua kali lipat dengan bahan dough kecuali Royal Palmia Butter Margarine dan garam. Uleni hingga setengah kalis.
3. Tambahkan Royal Palmia Butter Margarine dan garam kedalam adonan lalu uleni hingga kalis elastis.
4. Setelah kalis elastis, istirahatkan adonan di tempat yang bersih dan tertutup kurang lebih 1 jam atau hingga mengembang dua kali lipat. (Jika ingin satu kali proofing, diistirahatkan sebentar saja)
5. Membuat isian:
Potong kotak-kotak kecil lembaran smoked beef dan parut keju.
6. Panaskan wajan, kemudian masukan Royal Palmia Butter Margarine. Setelah leleh, masukan dua sendok tepung dan aduk rata.
7. Tuangkan susu cair, lalu masukkan keju dan smoked beef.
8. Tambahkan garam, lada, dan daun parsley sambil cek rasa. Masak hingga matang dan mengental.
9. Setelah matang dan agak dingin, bagi menjadi 24 bola-bola supaya mudah saat mengisi roti nanti. Gunakan sendok untuk membentuk, lalu simpan isian di freezer.
10. Roti: Setelah adonan cukup istirahat, bagi menjadi 24 bagian masing masing 22 gram adonan. Setelah itu, bulatkan adonan, gunakan tepung jika diperlukan.
11. Berikan isian yang sudah disiapkan, lalu cubit ujungnya agar tertutup rapat.
12. Siapkan wadah berisi air dan wadah berisi tepung panir. Celupkan adonan yang sudah di isi kedalam air lalu gulingkan kedalam tepung panir. Letakkan dalam loyang sekat dengan besar sekat 5x5 cm (*Saya menggunakan 1 loyang 20x20 cm dengan 16 sekat dan 1 loyang 10x20 cm dengan 8 sekat)
13. Proofing roti hingga mengembang 2 kali lipat kurang lebih 1 jam. Setelah mengembang, taburkan parsley kering di bagian atasnya.
14. Panaskan oven 170 derajat Celcius selama 10-15 menit.
15. Oven dengan suhu 165 derajat Celcius api bawah selama 25 menit, lalu dilanjutkan api atas 15 menit hingga bagian atas roti terlihat kecoklatan. (Suhu dan waktu oven silahkan sesuaikan dengan oven masing-masing)
Salah satu bentuk cinta adalah dengan membuat hidangan yang penuh cinta untuk keluarga. Dan inilah salah satu camilan favorit keluargaku, roti kukus/bakpao yang saya bentuk seperti jamur dan diberi isian sekali coklat. Agar rasanya enak dan aromanya harum menggoda, saya tambahkan Palmia Butter Margarine pada adonannya. Royal Palmia Margarin adalah Butter Margarin pertama di indonesia yang diperkaya dengan 8 vitamin (A, B1, B2, B12, D, E, Niasin, Asam Folat). Palmia Butter Margarin mengandung butter asli sehingga cocok untuk pembuatan roti atau camilan lainnya. Dan aroma khas butter asli akan menambahkan kenikmatan sajian yang dihidangkan. Hasilnya lebih spesial dan selalu jadi rebutan anak-anak. #PalmiaLetsBakeLove #PalmiaMargarine
Kue pie yg terlihat susah namun dibuat menjadi mudah. Yg tindak memiliki oven pun bisa mencobanya sendiri dirumah. Simak ya resepnya.
Orang bilang, memasak menjadi kesenangan tersendiri bagi perempuan. Lebih-lebih jika ia telah berumah tangga dan berstatus ibu, masakan rumah ibarat satu keistimewaan yang tak bisa digantikan oleh makanan dari rumah makan mana pun. Apapun jenis dan seperti apapun rasanya, semua selalu nikmat dan habis disantap keluarga. Tapi, bagiku memasak adalah suatu perjuangan. Bukan karena malas, tapi aku memang tidak terlalu pandai mengolah bahan makanan. Sehingga memasak merupakan suatu perjuangan di mana aku harus mempelajari resep untuk kemudian mempraktikannya. Gagal, gosong, keasinan atau terasa aneh, semuanya sudah kulalui sampai akhirnya tersaji satu hidangan di meja makan. Tapi, dari sekian hasil masakanku yang sederhana itu, Macaroni Panggang merupakan salah satu yang paling digemari anak-anak. Tak hanya suka, tapi sudah menjadi favorit mereka. Aku biasanya menjadikannya camilan di rumah bahkan untuk bekal ke sekolah. Rasanya bisa jadi sederhana saja, tapi menjadi istimewa karena anak-anak melihat perjuangan ibunya untuk menghasilkan satu mangkok kecil makanan yang penuh nutrisi dan tentu saja cinta. Tidak ada bahan khusus yang menjadikan Makaroni Panggang buatanku menjadi istimewa. Tapi penggunaan Palmia Margarin Serbaguna sebagai pengganti minyak goreng untuk menumis bahan-bahan membuat gurihnya berbeda sehingga lebih spesial.