Cireng Kriuk
Cireng sangat enak disantap saat masih hangat. Camilan satu ini selalu ada ku sajikan di saat berbuka puasa dan menjadi favorit anak-anak
#PalmiaPoints2021
Bahan:
5 butir telur
150 gr gula pasir
1 sdt tbm
100 gr tepung terigu protein sedang
30 gr coklat bubuk
60 gr dark cooking chocolate
20 gr Palmia Margarin Serbaguna
80 ml minyak sayur.
Loyang petak 20/22 cm.
Olesan:
Butter cream secukupnya.
Topping: Keju cheddar parut.
Cara Membuat:
1. Tim dark coklat dan Palmia Margarin Serbaguna, setelah meleleh angkat, tambahkan minyak, aduk rata, sisihkan. Campur, terigu dan coklat bubuk, aduk rata, sisihkan. Panaskan kukusan.
2. Dalam wadah, mixer telur, gula pasir dan sp dengan kecepatan tinggi hingga putih kental berjejak selama 10 menit, matikan mixer. Tambahkan campuran tepung dua tahap sambil diayak, aduk dengan spatula hingga rata. Masukkan lelehan coklat, aduk dengan tekhnik aduk lipat hingga rata.
3. Masukkan keloyang yang telah dioles Palmia Margarin Serbaguna alas kertas baking.
4. Kukus dengan api sedang cendrung kecil selama 30 menit.
5.Tes tusuk, angkat, keluarkan dari loyang, tunggu dingin, oles permukaan cake dengan butter cream, potong sesuai selera, beri topping keju parut siap disajikan.
Cireng sangat enak disantap saat masih hangat. Camilan satu ini selalu ada ku sajikan di saat berbuka puasa dan menjadi favorit anak-anak
Mie tek tek goreng merupakan salah satu hidangan yang biasa dijual dalam gerobak di malam hari, bersama ibu saya mau masak mie tek tek sendiri di rumah untuk menu makan malam
Saya seorang ibu dari 2 orang anak, si Abang yang usianya 4 tahun dan si Ade yang usianya 10 bulan. Kebutuhan hidup yang semakin meningkat, sementara suami baru saja resign kerja membuat saya berkeinginan memiliki usaha dan penghasilan sendiri untuk membantu mencukupi kebutuhan keluarga kami. Awalnya saya berjualan bubur ayam, akan tetapi karena merasa perputaran uangnya kecil dan lambat sya akhirnya memutuskan untuk sementara waktu menutup kedai bubur ayam tsb dan menggantinya dengan usaha lain. Awalnya bingung, apa yang mau dijual karena disamping memikiran usaha saya juga harus mengurus kedua buah hati saya tanpa bantuan oranglain (ART ataupun babysister). Selama kedai bubur ayam tsb tutup, alhamdulillah banyak pesenan kue yang masuk dari rekan kerja suami yang kebetulan mau nikahan. Beliau pesan berbagai macam kue untuk sajian. Terpikir, bagaimana kalo akhirnya jualan kue aja? Lalu ada teman yang pernah makan kue buatan saya bilang "kenapa ga jualan kue az? Risol dan kue-kue buatanmu enak loe". Berawal dari sini, akhirnya memutuskan untuk jualan kue. Awal yang berat untuk kami sekeluarga, karena keterbatasan modal dan alat yang saya miliki untuk memulai usaha. Suami meyakinkan saya, kalo saya pasti bisa. Saya hanya belajar baking secara otodidak (hobi) sementara disekitar kami banyak orang yang usahanya cake n kue kekinian. Sempat ragu tapi berusaha meyakinkan diri, jika kami mampu. Alhamdulilah, sejak febuari sampai sekarang usaha kami bisa bertumbuh dan mulai dikenal masyarakat sekitar Balikpapan dengan Bolu Tape dan Pisang Keju sebagai Menu Andalan Dapur Mumtaz.