Pastel Isi Bihun dan Telur Puyuh
Pastel renyah dan gurih karena dibuat dari margarin pilihan yaitu Palmia Margarin Serbaguna
#PalmiaPoints2021
Bahan :
250 gr daging tenggiri halus
400 kanji
5 bawang putih, cincang
2 seledri, iris
3 daun bawang, iris
½ sdt merica
½ sdm garam halus
10 tahu putih
1 timun, potong kotak kecil
Kerupuk goreng
2 sdm Palmia Margarin Serbaguna
Minyak untuk menggoreng secukupnya
Saus kacang :
300 gr kacang tanah goreng
5 bawang putih
75 gr gula merah
5 rawit
500 ml air
65 ml santan kara
1 sdt garam
1 sdt cuka
Pelengkap :
Irisan timun
Kerupuk
Langkah memasak :
1. Campur ikan tenggiri, kanji, bawang putih, seledri, daun bawang, merica dan garam halus. Aduk hingga tercampur rata, beri air es sedikit bila agar menjadi adonan.
2. Ambil tahu, belah 2 serong keruk bagian tengah tahu. Beri isian adonan ikan, padatkan. Sisakan ¼ adonan untuk digoreng tanpa tahu.
3. Panaskan minyak dan Palmia Margarin Serbaguna, goreng tahu dan sisa adonan dengan api sedang hingga matang kekuningan.
Kuah kacang :
1. Haluskan kacang tanah, rawit, bawang putih, garam dan gula merah. Masak dengan api kecil bersama air, santan.
2. Tambahkan cuka, masak hingga mengental dan agak berminyak lalu angkat. Sajikan potongan batagor bersama kuah kacang.
Pastel renyah dan gurih karena dibuat dari margarin pilihan yaitu Palmia Margarin Serbaguna
Di tengah kesibukan saya setiap hari,saya tidak pernah lupa memberikan sajian istimewa untuk keluarga saya tercinta. Karena dengan sajian special kebahagian keluarga akan lebih terasa. Seperti sajian Pie Choco Fruits ini menjadi favorit keluarga kami karena terasa lebih nikmat dengan menggunakan margarin dari Palmia.
Bagiku setiap ibu adalah wonder woman bagi keluarganya. Gimana nggak jadi wonder woman... dengan pekerjaan yang nggak ada habisnya, seorang ibu terkadang dituntut untuk bisa menyelesaikan beberapa pekerjaan dalam satu waktu agar semuanya Berea. Saat Masih mengajar , setiap pagi harus bisa masak untuk sarapan pagi dan sekaligus untuk bekal sekolah, sambil mempersiapkan diri sendiri dan suami agar sama-sama bisa berangkat puku setengah 7 semua. Terkadang saat anggota keluarga lain bisa sarapan, dan ibu sudah kehabisan waktu, jadinya yang masak malah nggak sempat sarapan????. Saat aku memilih bekerja dari rumah ternyata keriuhan pagi tetap sama saja, cuma bedanya sekarang aku nggak perlu buru-buru berangkat pagi. Begitulah ibu dengan segudang aktivitasnya tetap ingin memberikan yang terbaik untuk keluarganya, seperti memasak sendiri makanan yang bergizi . Apalagi anak-anak dalam masa pertumbuhan, butuh makanan yang bergizi agar pertumbuhan mereka dapat maksimal