Pudding Pisang Karamel
ASL?
#PalmiaMargarin #KreasiMasakanWOW #PalmiaBikinWOW
Bahan-bahan
300 gram pisang ambon
200 gram susu cair full cream
200 gram gula pasir
250 gram tepung terigu
150 gram kelapa parut
7 butir putih telur
200 gram margarin PALMIA serbaguna dilelehkan
1 sdm TBM
2 Sdt baking powder
1 sdt baking soda
Sejumput garam
1 sdm air jeruk nipis
Cara Membuat
1.Campur Tepung terigu dengan baking powder dan baking soda.Sisihkan
2.Campuran potongan pisang ambon dgn susu cair lalu blender sampai halus.Sisihkan
3. Mixer putih telur bersama dgn TBM,garam dan perasan jeruk nipis sampai berbuih baru masukan gula pasir sedikit demi sedikit sambil dimixer sampai mengembang,lembut dan kaku dengan menggunakan kecepatan tinggi .
4. Turunkan kecepatan lalu tuang adonan kering secara bertahap ,begitu juga dengan,campuran pisang ambon kelapa parut dan margarin palmia serbaguna yang sudah dilelehkan.Aduk sampai tercampur rata saja.
5.Tuang adonan kedalam loyang yang telah dioles margarin.Panggang sampai matang kurang lebih selama 50 menit,tergantung jenis oven,saya pakai oven kompor.Angkat dan dinginkan
6. Banana Cake PUTIH TELUR siap untuk disantap. Selamat mencoba
Brownies merupakan cake kesukaan anak-anak, kalo di cafe-cafe biasanya dijual dengan toping buttercream & ditaro dibox yang lucu-lucu, daripada beli diluaran mahal, mamak bikin brownies hias dengan tema rabbit, anak-anak happy, browniesnya moist kayak di cafe-cafe, wangi coklat & wangi margarine, nyatu dalam browniesnya suka banget
Pertama kali bikin kue semprit versi ekonomis. Ketika orang-orang berburu butter mahal, aku hanya mengandalkan margarine butter royal palmia. Ngga nyangka hasil kuenya harum dan renyah banget, bahkan menurut ayahku rasanya seperti pakai keju saking gurihnya. Jangan takut berkreasi, jangan berpatokan dengan resep orang. Kita harus bisa berkreasi untuk menghasilkan resep-resep unik, inovatif, kreatif, dan ekonomis tentunya. Aku salah satu penulis resep, mulai menulis resep sejak 2 tahun lalu ketika umurku 22 tahun. Banyak orang yang berpikir belajar masak itu nanti saja kalau sudah menikah. Tapi pemikiranku tidak seperti itu, aku aktif ikut beberapa komunitas masak untuk mengasah kemampuan masakku sedari muda dan sebelum menikah. Sehingga ketika menikah nanti, aku sudah siap menyajikan makanan-makanan lezat untuk keluarga. Prinsipku, jangan tunggu menikah untuk mulai memasak.