Lemper Isi Abon
Lempernya pulen karena saat memasak beras ketan dicampur dengan Palmia Margarin Serbaguna. Resep ibu yang sering ku recook karena enak dan gurih lempernya.
#PalmiaMargarin #KreasiMasakanWOW #PalmiaBikinWOW
Bahan :
500 gram singkong parut, diperas
125 gram kelapa parut
1/2 sdt garam
1 sdm margarin butter Royal Palmia , lelehkan
3 butir telur
125 gram gula pasir
1/4 sdt vanilli bubuk
2 sdm SKM
50 gram keju cheddar parut
50 gram keju cheddar parut untuk taburan
Cara:
1. Campur singkong, kelapa dan garam. Aduk rata
2. Kocok telur bersama gula pasir dan vanili hingga tercampur rata. Tuang kedalam campuran singkong, aduk rata.
3. Tambahkan SKM, margarin leleh dan keju cheddar. Aduk rata.
4. Tuang ke dalam loyang sekat ujuran 20x20x4 cm yang sudah dialas kertas roti dan dioles tipis minyak. Taburkan keju cheddar.
5. Oven dengan api bawah suhu 170 derajat ( sesuaikan dengan oven masing-masing) selama 50 menit sampai matang.
Lempernya pulen karena saat memasak beras ketan dicampur dengan Palmia Margarin Serbaguna. Resep ibu yang sering ku recook karena enak dan gurih lempernya.
Ibu adalah segalanya bagi keluaga terutama anak anak yg membutuhkan menu makanan
Sebagai seorang ibu bekerja dengan tiga anak, saya tetap berusaha memberikan hidangan yang enak dan sehat untuk keluarga dirumah. Salah satunya menu camilan sehat puding bayam mentega ini. Saya membuat puding ini karena anak - anak susah makan sayur, jadi cara menyiasatinya dengan menambahkan sayuran ke menu camilan kesukaan anak - anak. Selain rasanya yang enak pastinya juga sehat dan ternyata puding juga cocok sekali ditambahkan margarine. Saya menggunakan royal palmia butter margarine yang bikin puding semakin harum, gurih dan enak.. Dan berhasil si kecil suka sekali pudingnya..
Dulunya...saya adalah orang yang jarang sekali ngoprek dapur, rasanya malas sekali mau masak. Dalam pikiran saya selalu berkata, masak itu susah, ngepasin bumbu supaya rasanya tidak cemplang itu susah...ini pasti gagal...ini pasti tidak enak Dan memang seringnya ketika saya masak hasilnya ajaib hahahhaa...kala kata orang Jawa "rasane ora ngalor ora ngidul" atau ngga jelas hahaha. Jadilah saya semakin malas ke dapur...tapi tidak mungkin juga kan setiap hari membeli makanan. Akhirnya saya tetep masak buat anak-anak. Memasak karena kebutuhan, tapi ngga happy, rasanya juga masih srg cemplang ?? Kalau baking, sejak kecil saya suka baking, yahhh baking ala bocah yang penting happy..soal rasa nomor sekian haha, tapi semenjak saya kuliah saya tidakn pernah baking lagi. Ketika pandemi melanda, dan mati gaya menyerang saya...saya mulai ngelirik dapur. Mencoba aneka macam resep. Sejak saat itu saya jadi suka ngoprek dapur, bukan hanya baking, saya mulai belajar cooking jg. Dan saya menemukan "me time" ketika ngoprek dapur, sejenak berhenti dari pikiran yang berisik. Ada kebahagian sendiri ketika melakukan itu. Dan kebahagian itu bertambah ketika melihat ekspresi suami dan anak-anak yang menyukai masakan saya.