Nastar Kurma
Saat stok selei nanas habis, dan kurma banyak, maka saya kreasikan nastar dengan isian kurma yang konon lebih sehat.
#PalmiaMargarin #MakeWonders
Tempe Bakar Sambal TukTuk
Bahan:
200 gram tempe
1 batang daun bawang, cincang
1/2 wortel, cincang halus
1/2 sdt bawang putih bubuk
1/2 sdt lada bubuk
1/2 sdt ketumbar bubuk
1 sdt garam
1/4 sdt kaldu bubuk
1 sdm terigu
1 sdt maizena
1 butir telur dikocok lepas
Sambal TukTuk:
15 buah cabai rawit
10 buah cabai hijau
5 siung bawang merah
1 siung bawang putih
2 buah kemiri, dibakar
1/2 sdt andaliman
1 sdt ikan teri yang sudah digoreng
Air jeruk nipis
2 sdm Palmia Margarin Serbaguna
3 sdm minyak
Bahan oles:
1 sdm Palmia Margarin Serbaguna, lelehkan
1 sdm kecap manis
1 sdm sambal tuk tuk
1 sdt saus sambal
Cara Membuat:
1. Bahan sambal: panaskan Palmia Margarin dicampur minyak, lalu tumis cabai hijau, cabai rawit, bawang merah dan bawang putih, hingga layu. Angkat.
2. Tuang ke ulekan bersama minyak2nya. Campur dengan andaliman dan kemiri bakar, ulek kasar saja.
3. Lalu beri air jeruk nipis, dan terakhir campur dengan ikan teri goreng, sambil di ulek kasar. Sisihkan.
4. Bahan tempe: hancurkan tempe hingga halus, tambahkan garam, lada bubuk, ketumbar bubuk, bawang putih bubuk, dan kaldu bubuk.
5. Masukkan wortel dan daun bawang yang dicincang, tambahkan terigu dan maizena, aduk merata, terakhir masukkan kocokan telur. Aduk rata hingga bisa dibentuk.
6. Ambil 1 sdm adonan, pipihkan di tangan. Lalu isi tengahnya dengan sambal TukTuk. Bentuk bulat2 seperti bakso. Lakukan hingga habis.
7. Kukus bola bola tempe hingga 30 menit. Angkat.
8. Campur semua bahan oles. Panaskan pemanggang, bakar/panggang bola tempe sambil dioles, balik-balik hingga matang. Beri taburan bawang goreng. Sajikan hangat. Dapat dinikmati dengan cocolan sambal TukTuk.
Saat stok selei nanas habis, dan kurma banyak, maka saya kreasikan nastar dengan isian kurma yang konon lebih sehat.
Dengan bahan yang simpel tapi menu ini sangat di sukai keluarga, biasanya saat weekand semua keluarga lagi berkumpul saya suka membuat ini sebagai cemilan saat bercengkrama bersama keluarga.
Terus terang, saya sudah lama enggak masuk dapur, dengan alasan kalau di rumah orangtua lauknya Mama jelas lebih enak daripada buatan saya. Apalagi semenjak hamil, saya menjauhkan diri sama yang namanya bawang merah, bawang putih, dan bumbu-bumbu lainnya. Menyium aroma masakan membuat saya mual. Meski begitu, saya masih sesekali memasak kue dan camilan untuk anak-anak. Ditambah, insyaallah habis lebaran mau pindahan ke Depok. Bakalan pisah sama Mama, untuk berkumpul lagi dengan suami. Kebayang deh zaman dulu di Depok hampir setiap hari masak. Buat saya, hidangan yang dimasak penuh cinta dan disisipkan doa akan menjadi nutrisi luar biasa bagi keluarga. Oleh karena itu, saya mulai lagi hunting resep yang bisa dipraktikkan nanti saat anak-anak sekolah di Depok. Termasuk mengasah kekakuan tangan dalam mengolah adonan menjadi kue-kue lezat kesukaan anak. Salah satunya kue kering Palmia margarin alias kue semprit ini. Bahannya cukup mudah, murah, tapi hasilnya pasti disukai seluruh anggota keluarga. Yang seru adalah, anak-anak ikutan mencetak kue dan menaburkan chocochips nya. Saya share resepnya ya. Siapa tahu bisa dicoba untuk kue lebaran =)