Tahu Isi Gemoy
Semua serba Palmia
#PalmiaPoints2021
Bahan:
1 mangkuk nasi sisa
2 siung bawang putih
4 buah cabai rawit
Garam
Sedikit kaldu bubuk
2 sdm Palmia Margarin Serbaguna
1/2 sdt ketumbar bubuk
1 batang daun bawang yang sudah dipotong-potong tipis
5 sdm tepung tapioka/kanji
Air hangat secukupnya
Minyak goreng
Cara Membuat:
1. Siapkan ulekan, letakkan cabai rawit, garam, bawang putih, dan ketumbar. Haluskan dengan cara diulek. Jika sudah, maka sisihkan.
2. Siapkan baskom/wadah, masukkan nasi sisa ke dalamnya. Haluskan nasi dengan cara diulek agar lebih lembut. Jangan terlalu kasar atau terlalu halus ya teksturnya Bunda.
3. Masukkan bumbu yang sudah diulek dan dihaluskan tadi ke dalam wadah berisi nasi.
4. Masukkan tepung kanji ke dalam wadah berisi nasi dan bumbu.
5. Masukkan juga daun bawang.
6. Tambahkan 1/2 sendok teh kaldu bubuk.
7. Tuangkan air hangat secukupnya. Aduk dan campurkan. Airnya tidak perlu panas-panas, cukup yang hangat. Selain itu, kebutuhan air juga disesuaikan dengan nasinya ya Bunda. Kalau nasinya agak keras, maka airnya agak banyak. Jika nasinya sedikit lembek, maka airnya sedikit saja.
8. Siapkan wajan, tuangkan minyak & Palmia Margarin Serbaguna dan panaskan.
9. Masukkan adonan nasi tadi sebanyak 1 sdm ke dalam wajan berisi minyak panas. Goreng dan usahakan tidak terlalu lama menggorengnya. Tidak usah digoreng sampai terlalu coklat. Lakukan proses ini hingga adonan habis.
10. Jika sudah, maka angkat dan tiriskan. Cireng Nasi Sisa siap disajikan.
Masih dengan bahan JAGUNg karena keluarga lagi demen banget sama JAGUNg jadi sebagai ibu saya harus super kreatif supaya keluarga mangkin cinta dan sayang sama saya,terutama suami,heheheh Buat camilan dengan buah -buahan yang ada disekitar kita pasti sangat menyenangkan apalagi bagi keluarga kami yang tinggal didesa,pastinya buah -buahan yang ada ya hanya sekitar jagung,ubi,pisang dan lain-lain yang tentunya jauh dari buah apel atau yg lainnya. Menurut kami sekeluarga "DONAT CHURROS JAGUNg " ini bisa dijadikan camilan enak dan sehat apalagikan sebentar lag bulan puasa dan ini bisa menjadi salah satu pilihan.Dan yang mau coba buat dirumah,berikut resepnya
Saya selalu ingat setiap kali ibu saya membuat martabak kentang. Rasanya sangat istimewa karena kami cuma boleh makan martabak ini kalau ibu membuatnya lebih atau kebetulan masih bersisa. Kami dulu yatim dan ibu mencari nafkah dengan membuat kue buat di jual. Salah satunya ya Martabak Kentang ini. Hampir tiap hari ibu membuat martabak dan beberapa cemilan kue khas Palembang lainnya. Dan semua dititip ke warung, atau tenda tenda yang berjualan kopi. Alhamdulillah berkat dagangan kue Ibu kami tetap bisa makan dan bersekolah. Makanya di bulan ramadhan ini saat kangen dengan Martabak Kentang buatan ibu yang telah meninggal 2 tahun silam. Aku membuat sendiri martabak ini. Istimewanya adalah martabak kentang Ibuku itu krispi, dan padat isinya. Sekarang aku membuatnya menggunakan margarin palmia garlic, yang kuharapkan selain membuat kulitnya menjadi lebih krispi juga isinya bertambah gurih