Apple Clafoutis
Finger licking good.
Bahan Kulit:
240 gr Tepung terigu
1 sdm Ragi instan
1 sdm Gula pasir
50 gr PALMIA MARGARINE SERBAGUNA
½ sdt Garam
Air secukupnya
Olesan :
30 gr PALMIA MARGARINE SERBAGUNA
50 gr Buah naga lumat
3 sdm Sari kurma
Toping:
Buah naga
Alpukat
Keju parut
Cara membuat:
Saya sebagai dokter yang memiliki waktu praktek yang cukup padat di dua tempat. Tentunya waktu untuk memasak dan menyajikan hidangan sangat sedikit. Namun, hal ini tidak membuat saya memberikan keluarga saya hidangan yang asal jadi dan asal asalan. Saya tetap memberikan hidangan dan camilan yang terbaik dengan bahan dasar yang berkualitas. Selain itu saya juga memiliki bisnis Toko kue yang telah saya jalani dua tahun. Tentunya saya sangat menjaga kualitas produk saya dengan terus mengevaluasi semua bahan dasar kue yang saya produksi, tak jarang banyak bahan dasar yang saya ganti. Tetapi tidak untuk margarin. Sejak dulu saya selalu setia menggunakan Margarin Palmia. Menjelang hari raya idul fitri, saya juga mempersiapkan camilan keluarga yang turun temurun saya buat dengan Margarin kecintaan saya yaitu PALMIA. Palmia tidak hanya enak namun juga memiliki kandungan vitaminnya yang banyak. Palmia membantu saya menyajikan makanan berkualitas untuk bisnis dan keluarga saya.
Wonder women versiku adalah nenek dan mamaku. Wanita wanita hebat ini yang selalu bersusah payah dgn sekuat tenaga untuk mememuhi kebutuhan prekonomian keluarga kami. Apalagi 4 tahun yang lalu, saat ayah meninggal. Ramadhan menjadi sedikit lebih keras bagi kami. Kantin sekolah tempat mama jualan harus tutup karena hanya melayani anak sekolah. Sedangkan anak sekolah puasa dan tidak ada kegiatan sampai magrib. Pemasukan kami berhenti saat ramadhan. Dan jalan satu satunya adalah terima pesanan katering,takjil dan kue lebaran selama puasa. Karena kerjanya di rumah, nenek jadi ikut membantu selama proses pembuatan pesenan. Nenek yang usianya 70tahun masih fasih membuat adonan adonan cookies yang memang resep turun temurun. Cookies resep nenek ini bisa di gunakan untuk 3 jenis cookies seperti nastar, putri salju, dan castengel. Setiap hari,selepas tarawih kami tidak tidur hingga sahur untuk membuat pesanan kue. Dan setelah subuh, mama dan aku harus berbelanja kebutuhan pesanan maupun sehari hari. Kemudian baru istrahat. Kalau ada pesanan takjil atau nasi yang agak banyak. Tidak ada waktu istirahat untuk mama dan nenek. Apalagi jika aku sedang bekerja atau kuliah. Sedih sekali melihat mereka terus bekerja tanpa mengeluh demi kebutuhan sehari hari. Dan alhamdulillah kami tidak pernah kekurangan dan masih di beri kesempatan untuk banyak berbagi dengan orang orang yang membutuhkan. Semoga palmia terus jaya bersama keluarga kami. Agar cookies yang kami buat selalu nikmat dan terjangkau.