Jalangkote
Jalangkote khas Makasar mirip dengan pastel. Perbedaanya terletak di kulit pastel yang lebih tebal dibandingkan dengan jalangkote. Sehingga, tekstur kulit jalangkote lebih garing atau crispy.
Bahan:
3 butir kuning telur
3 butir putih telur
150g keju spread/cream cheese
50ml susu cair
50g terigu protein rendah
70g gula halus
20g Palmia Margarin
1/2sdt cream of tar tar
Cara membuat:
1. Oles loyang dengan Palmia Margarin, alasi dengan kertas roti sisihkan
2. Tim keju spread, susu, dan Palmia Margarin aduk hingga licin
3. Masukkan terigu aduk cepat kemudian masukkan kuning telur aduk sisihkan
4. Di wadah lain, mixer putih telur dan cream of tar tar dengan kecepatan tinggi sambil diberi gula halus secara bertahap
5. Ambil satu bagian adonan putih telur, masukkan ke adonan kuning telur, aduka lakukan hingga habis
6. Tuang ke dalam loyang bulat diameter 16cm yang sudah disiapkan kemudian alasi loyang bulat dengan loyang yang lebih besar beri air setinggi 1,5cm (teknik au bain marie)
7. Panggang hingga matang
Jalangkote khas Makasar mirip dengan pastel. Perbedaanya terletak di kulit pastel yang lebih tebal dibandingkan dengan jalangkote. Sehingga, tekstur kulit jalangkote lebih garing atau crispy.
Wangi aromatik dari jahe dan sereh membuat choux kali ini makin istimewa saat dinikmati.
Resep turun temurun dari ibu itu banyak sekali, walau ibu tak mencatatnya namin beliau ingat semua bumbu dan bahan apa yang akan di kreasikan. Kalo saya agar mengingat pastinya wajib ditulis yaaaa, entah dulu namanya apa, yang pasti ini sekarang namanya pancake. Bahan bisa disesuaikan dengan stok dirumah.
Bolu dengan harum pandan yang khas cocok untuk menemani sore santai bersama keluarga.